Kolaborasi PNL dan Dinkes Lhokseumawe, Mahasiswa Diberi Edukasi HIV/AIDS dan TBC
Lhokseumawe – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda terhadap penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan sosialisasi HIV/AIDS dan Tuberkulosis (TBC) kepada mahasiswa di lingkungan Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung Teaching Development Center (TDC) PNL dan diikuti oleh 60 mahasiswa perwakilan dari enam jurusan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif dan edukatif untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS dan TBC, termasuk cara penularan, pencegahan, deteksi dini, serta pentingnya menghilangkan stigma terhadap penyintas penyakit tersebut.
Dalam pemaparannya, tim dari Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Rachmadiany, SKM.,M.Kes, menjelaskan bahwa HIV/AIDS dan TBC masih menjadi isu kesehatan yang memerlukan perhatian bersama, terutama di kalangan usia produktif. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan mampu menjadi penyebar informasi yang benar di lingkungan kampus maupun masyarakat.
“Pemahaman yang tepat tentang HIV/AIDS dan TBC sangat penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru. Selain menjaga kesehatan diri sendiri, mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi pelopor dalam mengedukasi lingkungan sekitarnya.” ujar Rachmadiany.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Berbagai pertanyaan terkait faktor risiko, gejala awal, hingga layanan kesehatan yang tersedia untuk pemeriksaan dan pengobatan HIV/AIDS maupun TBC turut mewarnai sesi diskusi.
Setelah rangkaian sosialisasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes kesehatan bagi seluruh peserta. Pemeriksaan ini didampingi oleh dokter dan perawat dari Puskesmas Muara Dua serta Puskesmas Blang Mangat Kota Lhokseumawe. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan peningkatan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Para tenaga kesehatan memberikan pendampingan dan edukasi secara langsung kepada peserta selama proses pemeriksaan berlangsung. Selain memastikan pelaksanaan tes berjalan lancar, mereka juga memberikan konsultasi terkait pencegahan penyakit menular dan pola hidup sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PNL, Ir. Syukri, ST., MT yang hadir untuk meninjau kegiatan, sangat mengapresiasi karena dinilai memberikan manfaat yang besar dalam meningkatkan literasi kesehatan mahasiswa. Selain memperluas wawasan, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya lingkungan kampus yang lebih peduli terhadap isu kesehatan dan mendukung upaya pencegahan penyakit menular.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa dapat menjadi duta kesehatan di lingkungan masing-masing serta berperan aktif dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka penyebaran HIV/AIDS dan TBC di Kota Lhokseumawe,” ungkap Syukri
Sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan tersebut ditutup dengan sesi konsultasi serta pembagian materi edukasi sebagai bekal bagi para peserta untuk menyebarluaskan informasi kesehatan yang benar kepada masyarakat. Dengan kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah, upaya mewujudkan generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing diharapkan dapat terus diperkuat. [HumasPNL]