Tim Bappenas Kunjungi Politeknik Negeri Lhokseumawe

Lhokseumawe - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) mendapat kunjungan dari Tim Direktorat Pendidikan Tinggi, Iptek dan Kebudayaan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) yang dipimpin oleh Setyadi Sulaiman dan rombongan. Kunjungan yang berlangsung mulai tanggal 17 - 18 Mai 2017 ini bertujuan untuk menentukan arah kebijakan dan strategi pengembangan pendidikan tinggi vokasi untuk meningkatkan daya saing nasional, sebagaimana arahan Presiden RI beberapa waktu yang lalu tentang Revitalisasi 12 Politeknik, dimana PNL termasuk salah satu didalamnya, serta tindak lanjut MoU 5 Menteri (Menristekdikti, Mendikbud, Menteri BUMN, Menteri Perindustrian dan Menteri Ketenagakerjaan) tertanggal 29 Nopember 2016 tentang Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri.
 
Setyadi Sulaiman dalam arahannya kepada Tim Revitalisasi PNL dan Mitra PNL (PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Perta Arun Gas) mengatakan, bahwa kami memberikan apresiasi atas langkah-langkah yang telah dtempuh PNL selama ini. Alhamdulillah Industri di Lhokseumawe dan Aceh Utara sangat mendukung  program ini, khususnya PT PIM dan PAG.
 
“Peningkatan kualitas pendidikan tinggi vokasi atau penguasaan keahlian terapan tertentu sangat penting untuk pemenuhan pasar tenaga kerja di Indonesia. Untuk itu, kesediaan Praktisi Dunia Industri untuk mengajar dikampus sangat diharapkan, kita perlu sesegera mungkin merumuskan ini, kita mengharapkan sistem pengajaran di PNL akan diisi 50% dari praktisi dunia industri, sehingga pengalaman dan keahliannya dapat diterapkan secara langsung kepada mahasiswa. Harapan kami PNL kedepan akan menjadi rujukan pendidikan tinggi vokasi di wilayah Pulau Sumatera. Kata Setyadi”
 
Direktur PNL Ir. Nahar, MT dalam sambutannya mengatakan, bahwa PNL merupakan satu-satunya Politeknik yang memiliki Program Studi Migas di Indonesia, Alhamdulillah banyak alumni PNL Prodi Migas yang telah mengisi posisi profesional diberbagai perusahaan Migas baik skala nasional maupun internasional, apalagi di Timur Tengah alumni Migas PNL sangat diminati.
 
“Keberadaan Prodi Migas tidak lepas dari kontribusi PT. Arun saat itu, yang saat ini telah beralih kepada PT PAG, Kontribusi PT. Arun sangat luar biasa untuk melahirkan putra-putri terbaik Aceh di bidang Migas. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada manajemen PT. Arun dan PT. PAG, karena kurikulum Prodi Migas yang disusun PNL dan PT Arun akan menjadi rujukan untuk kurikulum pendidikan tinggi vokasi di Indonesia”Pungkasnya.
 
Ir. Nahar, MT juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat kerjasama dengan PT PIM sebagaimana kerjasama dengan PT PAG akan segera terealisasi. Dan Manajemen PT PIM sangat mendukung supaya program ini segera berjalan, sehingga rencana pemerintah untuk melakukan revitalisasi PNL khususnya untuk Prodi Migas dan Proram Sarjana Terapan Teknologi Kimia Industri (TKI) segera terwujud.
 
“Terima kasih atas segela kepercayaan dari Manajemen PT PIM dan PT PAG kepada kami selama ini, semoga PT. PIM dan PT PAG dapat menjadi acuan dan rujukan bagi industri atau perusahaan yang lain yang ada di Aceh untuk memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan di Aceh” harapnya.
 
 
 
 
Humas PNL