+62 645 42670

BUKET RATA, LHOKSEUMAWE

triangle

Yudisium Jurusan Tik Ke-5, Lulusan Harus Siap Mengisi Pasar Berbasis Teknologi Komputer

Yudisium Jurusan Tik Ke-5, Lulusan Harus Siap Mengisi Pasar Berbasis Teknologi Komputer

Lhokseumawe – Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer mengadakan Yudisium ke-V pada Rabu (21/8) dengan mengusung tema Membumikan Teknologi Berbasis Komputer Melalui Lulusan TIK yang Bertalenta,Adaptif dan Kompetitif di Era Inovasi Disruptif di Ruang Aula Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Ketua Jurusan TIK Muhammad Arhami, S.Si., M.Kom tahun ini TIK meluluskan 81 Mahasiswa dari Prodi Teknik Informatika dan 92 Mahasiswa dari Prodi Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan dengan total seluruhnya 173 lulusan. Sebanyak 35 mahasiswa lulus dengan kategori Cumlaude, 117 mahasiswa lulus dengan kategori Sangat Memuaskan dan 21 mahasiswa lulus dengan kategori Memuaskan.

Istilah Inovasi Disruptif dicetuskan pertama kali oleh Clayton M. Christensen dan Joseph Bower pada artikel "Disruptive Technologies: Catching the Wave" di jurnal Harvard Business Review (1995). Inovasi disruptif (disruptive innovation) adalah inovasi yang membantu menciptakan pasar baru, mengganggu atau merusak pasar yang sudah ada, dan pada akhirnya menggantikan teknologi terdahulu tersebut.

“Pasar meminta perubahan dan alumni harus siap berada didalam perubahan tersebut. Alumni harus mampu menjadi sosok yang merubah pasar dan menerapkan teknologi berbasis komputer dalam era inovasi disruptif ini.” pesan Arhami dalam kata sambutannya.

“Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi era Inovasi Disruptif ini antara lain Alumni harus menjadi sosok yang berilmu dan bertalenta, adaptif dan inovatif, harus memiliki skill yang berkompetensi, berakhlak mulia, berpegang pada Al-Quran dan Hadist, menjaga kejujuran dan kepercayaan orang lain, jangan pernah mencoba menghianati orang tua, menjaga nama baik almamater, menjaga integritas dan yang terpenting adalah jangan memperjualkan harga diri demi uang.” sambungnya.

“Seorang Founder Forum Ekonomi Dunia, Klaus Schwab mengatakan bahwa saat ini bukanlah era ikan besar memakan ikan kecil akan tetapi saat ini adalah era ikan yang cepat akan meninggalkan ikan yang lambat.” disampaikan oleh Arhami sebagai pesan penutup dalam kata sambutannya.

Direktur PNL Rizal Syahyadi, ST., M.Eng.,Sc diwakili oleh Wakil Direktur I Munawar, ST.,MT menyampaikan dalam kata sambutannya bahwa alumni harus menjaga kekompakan dan saling membantu teman, bersama-sama dan saling bahu membahu agar sukses bersama menjaga kekokohan almamater. Alumni harus selalu berkembang sesuai dengan keahlian masing-masing agar mampu mengisi pasar. Diharapkan juga para peserta yudisium agar mampu menjadi alumni yang selalu menjaga kejujuran dan berkarakter. (Fathiyya)

 

 

 

 

Leave a Comment