+62 645 42670

BUKET RATA, LHOKSEUMAWE


triangle

Tingkatkan Daya Saing Lulusan, PNL Kolaborasi dengan Perusahaan Migas BUMN

Tingkatkan Daya Saing Lulusan, PNL Kolaborasi dengan Perusahaan Migas BUMN

Lhokseumawe – Dalam rangka meningkatkan daya saing lulusan baik di kancah lokal, nasional maupun internasional, Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) berkolaborasi dengan berbagai perusahaan BUMN dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya lulusan melalui Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB), Praktek Kerja Lapangan, Kunjungan Industri, penyusunan kurikulum berbasis industri, Kuliah Umum maupun Kuliah di Industri selama dua semester. Salah satunya melalui pola kemitraan dan kolaborasi PNL dengan perusahaan plat merah milik BUMN yaitu PT Perta Arun Gas (PAG) dan PT Pertamina Hulu Energi NSB & NSO (PHE NSB & NSO).

Koordinator Humas dan Kerjasama PNL Muhammad Hatta mengatakan bahwa PAG dan PHE NSB & NSO merupakan mitra strategis PNL, begitu juga dengan PT Pupuk Iskandar Muda dan perusahaan BUMN lainnya.

“Salah satu bentuk kolaborasi antara PNL dengan PAG dan PHE NSB & NSO adalah dengan mengadakan acara webinar hari ini”, kata Hatta.

“Webinar dengan tema Kolaborasi PNL dan IDUKA (Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja) dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing di gagas oleh Bagian Humas dan Kerjasama PNL didanai oleh Kemendikbud melalui Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitrasdudi) untuk program penguatan kemitraan antara PNL dengan IDUKA. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mendapatkan saran dan masukan dari IDUKA dalam rangka meningkatkan daya saing lulusan PNL”, lanjutnya.

Acara yang dilaksanakan pada hari kamis (15/10/20) tersebut menghadirkan tiga narasumber yaitu Rizal Syahyadi, ST., M.Eng Direktur PNL, Dirasani Thaib APO Field Manager PHE NSB & NSO dan Dedi Mariadi Manager Production Planning & Process Engineer PAG yang diikuti oleh 150 peserta dari unsur pimpinan dan manajemen PNL, dosen, mahasiswa, alumni PNL di berbagai propinsi, kepala dan guru SMK, serta dari unsur PHE NSB & NSO dan PAG.

Rizal Syahyadi yang bertindak sebagai narasumber mengatakan bahwa hubungan antara PAG dan PHE NSB & NSO sangat harmonis, ini terlihat dari pola kemitraan yang sudah terjalin.

“Dengan PAG kita sudah bekerjasama dari 2015 sampai sekarang, diantara program kerjasama yang sudah dijalankan yaitu kuliah industri mahasiswa migas selama 2 semester di PAG yaitu mahasiswa semester III dan V, begitu juga untuk magang alumni, recruitment alumni, penyesuaian kurikulum, kunjungan industri maupun kuliah tamu”, terang pria yang biasa disapa Didi ini.

“Pola kemitraan dengan PAG mengikuti pola yang diwarisi oleh PT Arun NGL salah satu perusahaan gas terbesar dunia yang berakhir beroperasi di Kota Petro Dollar Lhokseumawe pada akhir September 2015, yang kemudian dilanjutkan oleh PAG. Kurikulum Dual System yang dicanangkan pemerintah saat ini sudah duluan PT Arun dan PAG memprakarsai pada tahun 2007 dan tahun 2015 sampai saat ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut Didi menyampaikan, dengan PHE NSB & NSO pihaknya juga sudah menjalin kerjasama sampai. Sebelumnya Block Migas yang dikelola oleh PHE NSB & NSO di kelola oleh ExxonMobil Indonesia sampai oktober 2015. Pola kerjasamanya antara lain recruitment alumni, kuliah industri, magang alumni, penyesuaian kurikulum, Pelatihan Life Skill maupun rencana Pelatihan dan Sertifikasi Digital untuk pemuda putus sekolah di wilayah kerja PHE NSB & NSO serta hibah peralatan untuk laboratorium di PNL.

Dirasani dalam paparannya mengatakan bahwa PHE NSB & NSO memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti Praktik Kerja dalam upaya meningkatkan kapasitas lulusan PNL yang masih menempuh pendidikan dalam menimba pengalaman sebelum memasuki dunia kerja. Point Kerjasama PNL dengan PHE NSB & NSO adalah dalam upaya peningkatan kapasitas SDM dan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Mahasiswa dan fresh graduate harus memiliki analytical thinking, semangat dan keinginan belajar serta good theoretical, setelah itu dimiliki mereka bisa dilanjutkan dengan program magang, penelitian dan praktik kerja. Sehingga akan menghasilkan qualified man power yang memiliki Wawasan Industri Migas, Troubleshooting Industri, Problem Solving dan Strategic Thinking setelah proses magang, penelitian atau praktik kerja di PHE NSB & NSO,” terangnya.

Lebih lanjut, Dirasani mengatakan bahwa Alumni PNL yang bekerja di PHE NSB & NSO memiliki peran yang sangat besar untuk operasional PT PHE NSB & NSO saat ini dan ke depan.

Sementara itu, Dedi Mariadi narasumber dari PAG berbicara tentang Sertifikasi, On The Job Training dan Magang dalam upaya peningkatan kualitas SDM.

“Kenapa magang itu penting, karena satu-satunya langkah menuju dunia kerja yang sesungguhnya, mengenal ketidaksesuaian antara teori dan praktek, bertemu para professional yang ahli di bidangnya, ajang pembuktian diri bahwa mahasiswa tersebut mimiliki kualitas dan gerbang menuju hidup mandiri,” sebutnya.

“Manfaat magang sangat besar pengaruhnya baik untuk kampus maupun perusahaan, diantaranya terjalinnya kerjasama/hubungan baik antara kampus dengan perusahaan, kampus dapat meningkatkan kualitas lulusannya, dan kampus akan lebih dikenal di dunia industri. Sementera perusahaan akan mendapat bantuan tenaga kerja dari mahasiswa yang melakukan praktek, perusahaan akan dikenal oleh kalangan akademis dan dunia pendidikan dan adanya orang yang mengaudit perusahaan tanpa mengeluarkan biaya dengan adanya laporan-laporan magang yang diberikan kepada perusahaan,” lanjutnya.

Diakhir acara President Director PAG Arif Widodo memberikan dorongan kepada Direktur PNL untuk terus meningkatkan pola kemitraaan kerjasama yang lebih inten baik dengan PAG maupun PHE. “Saya akan senantiasa mensupport”, tutupnya.

Leave a Comment

trendyolindirimkodu.net